3 min Reading
Add Comment
Ini adalah hasil tugasku menulis resensi film The Prestige dalam sekolahku "Sekolah Menulis Walisongo (SMW)" Selamat membaca dan menikmati. Semoga bermanfaat. Amin.
Judul Film : The Prestige
Sutradara : Christopher Nolan
Tahun : 2006
Durasi : 130 menit 25
detik
Sahabat menjadi seorang saingan, saingan menjadi sebuah
pertarungan. Keduanya tidaklah mustahil ada di kehidupan pesulap dengan rahasia
yang mereka miliki. Kesalahan melatar belakangi semuanya. Menjadi peristiwa
yang tidak akan pernah terlupakan di benak keduanya. Mr.Angier dan Profesor
Borden.
Dua pemuda pada awal karir yang hebat, dua pemuda yang kehidupannya
ditujukan pada ilusi, dua pemuda yang tidak bermaksud menyakiti siapapun.
“Pria menjangkau melebihi genggamannya? Itu adalah dusta. Genggaman
pria melebihi keberaniannya. Tapi masyarakat mentolelir perubahan dalam satu
waktu. Pertema kali saya mencoba merubah dunia. Saya dipuji sebagai seorang
visioner. Kedua kalinya saya dimeminta
dengan sopan untuk pensiun. Tiada yang mustahil Mr.Angier, apa yang anda
inginkan hanyalah mahal. Harga
bukan masalah. Mungkin tidak, tapi sudahkah mempertimbangkan akibatnya? Saya
tidak yakin saya mengerti. Pulang, lupakan hal ini. Saya dapat mengenali
obsesi. Tiada yang baik datang darinya. Pada awalnya Saya mengikutinya terlalu
lama. Saya budak mereka. Dan suatu hari mereka akan menghancurkan saya. Anda
mengatahui tapi mengapa masih melakukannya? Baiklah. Aku sudah….”
Pertarungan. The Transporter man, sebuah persembahan
yang menginspirasi dan begitu terkenal dijagat London. Keduanya menjadikan hal
itu sebagai bahan pertarungan abadi dengan trik yang diciptakan keduanya.
Profesor Borden menjadi perintisnya dengan Mr.Angier sebagai pesaing dalam duel
pertarungannya. Pesulap London.
Rintisan Profesor Borden mampu menarik Mr. Angier untuk menampilkan
The transporter man dalam panggung pertunjukannya. Meski, ia harus
melakukan pertunjukan sulap diluar kendalinya. Berhasil. Dengan keberhasilan
dalam aksi panggung Mr. Angier, semakin lama keraguan pun muncul dibenak
Mr.cutter (asisten Mr.Angier_red) dalam pertunjukan setelahnya. Kembaran Mr.
Angier mulai menuntut banyak uang dikeluarkan untuknya. Sebagai pemeran bantuan
yang sukses menampilkan The tranporter man Mr. Angier.
“Aku membutuhkan suatu yang mustahil”
Mr. Angier bersikeras dengan obsesinya dan tidak mengindahkan
peringatan Tesla. Meski Tesla telah menyuruhnya untuk menenggelamkan mesin
buatannya kedalam laut terdalam. Di sinilah Mr.Angier bermain dengan sudut
pandangnya sebagai pesulap dan pesaing dari laga yang diciptakan dengan
sahabatnya sendiri. Setelah menguji
mesinnya, Mr. Angier menjadi yakin telah menemukan suatu yang mustahil dari
mesin buatan Tesla.
“Jangkauan manusia melebihi imajinasinya, The Transporter Man sempurna”
Profesor Borden berusaha menyelamatkan sahabatnya yang tenggelam
dalam kotak air. Namun, penjara adalah
jalan yang ia terima dan tertuduh sebagai pembunuh sahabatnya. Mr. Angier.
Dalam pertunjukan The Transporter Man yang sempurna.
Epik persahabatan, persaingan dan pertarungan. Keterkaitan yang
akan ditemukan dalam kisahnya The Prestige. Terpukau adalah hal yang
akan ditemukan dan selalu ada dalam suatu film. Namun, ketercenganganmu akan
luntur dan berbelok setelah menikmati
adegan-adegan sulap dan rahasianya. The Prestige. (Ahmaedeja/ahmaestudio)
0 komentar:
Posting Komentar